Pemerintah Kota Surabaya mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) APBD 2025 sebesar Rp516,896 miliar. Informasi ini dipublikasikan pada 7 Juli 2026, setelah Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan penjelasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dalam rapat paripurna DPRD sehari sebelumnya.
Dalam laporan tersebut, realisasi pendapatan daerah 2025 mencapai Rp10,63 triliun, sedangkan belanja daerah Rp10,55 triliun. Selisih keduanya beserta pembiayaan neto membentuk SiLPA. Eri menjelaskan bahwa dana itu diperlukan untuk menopang kebutuhan awal tahun, termasuk utilitas, pelayanan publik, dan gaji pegawai, ketika penerimaan daerah belum sepenuhnya masuk.
Untuk Semester I 2026, Eri menyampaikan bahwa capaian PAD masih mengikuti rencana. Evaluasi dilakukan setiap bulan dengan memperhitungkan perbedaan jadwal penerimaan tiap jenis pajak, sehingga penilaian tidak sekadar membagi target tahunan menjadi dua belas bagian yang sama.
Ringkasan dari publikasi resmi Pemkot Surabaya tanggal 7 Juli 2026. Foto: Pemerintah Kota Surabaya.